Menpora Dito Hadiri Kompetisi Bola Basket Pelajar

Menpora Dito Hadiri Kompetisi Bola Basket Pelajar

Menpora Dito Hadiri Kompetisi Bola Basket Pelajar SMA dan SMK Jakarta Timur

Menpora Dito Hadiri Kompetisi Bola Basket Pelajar. Pada hari Minggu, Menpora Dito hadir untuk menyaksikan kompetisi bola basket antara pelajar SMA dan SMK di Jakarta Timur. Acara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung perkembangan olahraga di kalangan pelajar.

Kompetisi ini diadakan sebagai sarana untuk mengembangkan bakat dan minat anak-anak dalam olahraga bola basket. Dengan adanya kompetisi ini, diharapkan akan muncul bibit-bibit pemain bola basket yang berpotensi untuk menjadi atlet profesional di masa depan.

Menpora Dito dalam sambutannya menyampaikan pentingnya olahraga dalam kehidupan pelajar. Selain sebagai sarana untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, olahraga juga dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan disiplin belajar.

Menpora Dito juga menekankan pentingnya semangat sportivitas dalam berkompetisi. Ia mengingatkan para peserta kompetisi untuk selalu menghormati lawan dan wasit, serta tidak melakukan tindakan yang merugikan pihak lain.

Menpora Dito Hadiri Kompetisi Bola Basket Pelajar

Kompetisi ini diikuti oleh 10 tim dari berbagai SMA dan SMK di Jakarta Timur. Setiap tim berjuang dengan semangat tinggi untuk meraih kemenangan. Pertandingan berlangsung dengan seru dan penuh antusiasme dari para penonton yang hadir.

Pada akhir kompetisi, tim SMA Negeri 1 Jakarta Timur berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan tim SMA Negeri 2 Jakarta Timur dalam pertandingan final yang sengit. Kemenangan ini merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi para pemain dalam latihan dan persiapan sebelumnya.

Menpora Dito memberikan penghargaan kepada tim juara dan juga kepada para pemain yang berhasil mencetak poin tertinggi dalam kompetisi. Ia berharap bahwa prestasi yang diraih oleh para pelajar ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan minat mereka dalam olahraga.

Acara ini juga menjadi ajang untuk mempererat persaudaraan antara pelajar SMA dan SMK di Jakarta Timur. Melalui kompetisi ini, para pelajar dapat saling berinteraksi dan berkompetisi dengan baik, serta membangun hubungan yang positif antara sekolah-sekolah.

Menpora Dito berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan di berbagai daerah di Indonesia, sehingga lebih banyak pelajar yang dapat terlibat dalam kegiatan olahraga dan mengembangkan potensi mereka.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan berbagai pihak terkait, diharapkan olahraga di kalangan pelajar dapat terus berkembang dan menghasilkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Menpora Dito Hadiri Kompetisi Bola Basket Pelajar

Menpora Dito mengakhiri sambutannya dengan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kompetisi ini, termasuk para peserta, pelatih, dan pengurus sekolah. Ia berharap agar semangat dan antusiasme dalam berolahraga dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menghadiri kompetisi bola basket pelajar SMA dan SMK di Gelanggang Olahraga Ciracas, Jakarta Timur, Jakarta, Kamis (7/12).

Kompetisi bola basket antarpelajar ini menjadi wadah untuk pencarian bibit atlet muda berbakat yang masih duduk dibangku sekolah. Diharap mereka mampu menapaki ajang yang lebih tinggi dan meraih prestasi ditingkat nasional.

“Ini adalah ajang untuk menjaring atlet potensial yang nantinya bisa bersaing ke tingkat lebih tinggi,” kata Ketua Panitia Pelaksana Kompetisi Basket Pelajar SMA dan SMK Jakarta Timur, Christian Poltak Sirait.

Dia bilang, ada 120 tim yang ikut berpartisipasi dalam kejuaraan tersebut. Nantinya akan ada 40 tim yang akan melaju ke babak championship. Kemudian mereka akan bersaing untuk ke partai puncak yang akan dihelat pada 14 Desember mendatang.

Christian berharap, kompetisi basket tersebut bisa berlangsung dengan aman dan lancar. Seluruh peserta diminta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.

Menpora Dito Hadiri Kompetisi Bola Basket Pelajar

“Selamat bertanding dan tetap semangat. Atlet harus memahami makna dari filosofi olahraga yang sportif, mematuhi aturan pertandingan dan saling menghormati. Jadikan kompetisi ini untuk bersaing meraih prestasi,” jelasnya.

Kompetisi bola basket pelajar SMA dan SMK Jakarta Timur ini dibuka dengan pertandingan eksebisi antara RANS Simba berhadapan dengan Jakarta Timur All Star. Laga ini dimenangkan RANS Simba dengan skor 35-29.

menpora

Jejak Sejarah Kelembagaan Kemenpora dari masa ke masa

Tonggak sejarah kelembagaan yang mengurusi pembangunan kepemudaan dan keolahragaan sebenarnya sudah ada sejak masa awal kemerdekaan Indonesia. Sebagaimana penelusuran tim tentang sejarah pengelolaan kegiatan olahraga dan pemuda oleh negara diketahui pada susunan Kabinet pertama yang dibentuk pada tanggal 19 Agustus 1945. Kabinet yang bersifat presidensial memiliki Kementerian Pengajaran yang dipimpin oleh Menteri Ki Hajar Dewantoro. Kegiatan olahraga dan pendidikan jasmani berada di bawah Menteri Pengajaran. Istilah pendidikan jasmani dipergunakan dalam lingkungan sekolah sedangkan istilah olahraga digunakan untuk kegiatan olahraga di masyarakat yang berupa cabangcabang olahraga. Usia kabinet pertama yang kurang dari tiga bulan kemudian diganti dengan Kabinet II yang berbentuk parlementer di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Sutan Sjahrir yang dilantik pada tanggal 14 November 1945.

Tangan Kanan MengepalMerupakan wujud Tekad, Semangat, Kokoh, Teguh, Kemauan kuat Pemuda untuk menjaga Negara Kesatuan Repubik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta Bhineka Tunggal Ika

Tiga pilar pada tangan mengepal : mempunyai makna ketiga peristiwa sejarah yaituKebangkitan Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928 dan Kemerdekaan Indonesia 1945 yang Pelaku utamanya adalah Pemuda.

Warna Biru : mempunyai makna lambang/simbolik : Keliasan Pandangan dan Pikiran, Smart, Bergerak Maju, Inovatif dan Inspiratif, Kedewasaan, Kematangan, Penguasaan Ilmu Pengetahuan, dan Dinamis